“Re-Code Your Change DNA”.

Juni 14, 2007 pukul 1:41 pm | Ditulis dalam reSensi Buku Nie.. | Tinggalkan komentar

Kamis, 28-02-2007

Resensi buku : Re-Code Your Change DNA
Pengarang : Rhenald Kasali.
Penerbit Gramedia Pustaka Utama ( 248 hal, harga Rp 150.000,- )

Saat pertama membaca judul buku ini, beberapa reaksi otomatis muncul, seperti: “Bagaimana DNA diubah? Bukankan DNA itu sudah bawaan?” Begitu kuatnya kepercayaan yang tertanam di otak kita, bahwa DNA adalah faktor keturunan dan bawaan yang sudah harus diterima. Begitulah nasib, harus diterima dengan kepasrahan yang tulus. Nah, untuk membuka belenggu-belenggu yang mengungkung nasib, maka buku ini disajikan ke hadapan publik.
Lain lagi reaksi seorang Pegawai Negri, “Saya kan PNS, ngapain susah-susah toh semua juga begitu-begitu saja. Tidak ada lagi yang bisa diubah, malah frustasi kalau memikirkan perubahan. Karakter DNA – PNS sudah jelas, PNS sudah punya kepribadian yang kuat”

Secara sederhana, Re-Code adalah suatu ajakan untuk terbuka, berani melepas belenggu belenggu dan kebiasaan. Sebagai contoh ilustrasi, pada gambar 2 Prolog buku ini digambarkan seorang yang pada fasa belajar melihat sekelilingnya bahwa kalau minum dari botol adalah meneguk langsung dari botol, yang ekemudian menjadi kebiasaan (habits) kalau minum itu memang langsung meneguk dari botol. Karena sikap keterbukaan orang tersebut terhadap ruang lingkup pergaulan, lingkungan baru, pengetahuan, tata cara dan etiket perjamuan makan, dll maka secara elegan orang tersebut dengan berdasi dan berjas rapi menuangkan minuman dari botol ke dalam gelas, baru kemudian diminum. Proses perubahan seperti itu yang digambarkan sebagai perubahan DNA, yaitu : “New way of doing thinking & New Habit”.
Jadi masih sulitkah untuk mulai membuka pikiran dan belenggu-belenggu yang ada dengan mulai membuka lembar demi lembar buku ini? Buku yang disajikan penuh ilustrasi berwarna, foto-foto dan contoh-contoh yang mengajak para Pembacanya untuk membongkar tali-tali belenggu seutas demi seutas untuk mengubah cara pandang. Re-code artinya menata kembali kode-kode dalam DNA yang s udah ada untuk membentuk karakter baru , cara baru, keberanian baru, sikap-sikap baru yang lebih adaptive menyesuaikan tuntutan jaman yang memang sudah berubah. Salah satu contoh adalah dinosaurus yang tidak berhasil mere-code DNA-nya, yaitu dengan tetap berbadan besar tetapi harus hidup di bumi yang semakin sempit oleh Penduduk, telah terbukti punah. Demikian pula pertanyaan kepada Organisasi dan para Pemimpin Organisasi yang tidak mau beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan situasi. Relakah untuk punah?

Berbagai contoh Re-code para Pemimpin yang berhasil membawa puncak-puncak kejayaan organisasi secara berkesinambungan maupun Pemimpin Negara yang berhasil mengangkat harkat dan harga diri bangsanya, disajikan dalam buku ini secara menarik. Dipinggir halaman, selalu disampaikan kata-kata bijak, dan cerita-cerita sangat pendek yang inspiratif. Bila kita tertarik, dapat kita salin dan dituliskan di sudut-sudut agenda. Beberapa bahasan tentang kepemimpinan yang adaptif, dengan gamblang diuraikan dalam bab yang berjudul “Re-Code the Leader”. Dengan me-“re-code” para leader ini, organisasi akan diusung tidak sekedar menjadi Good Company tetapi menjadi Great Company. Dengan kemauan para leadernya dalam meningkatkan level kepemimpinannya dari level-1, yaitu kepemimpinan berdasarkan Surat Keputusan (SK) dan Tupoksi ke level-level 2,3 …..sampai level 5, maka capaian kualitas kerja menuju Great Company tidak hanya suatu wacana, tetapi dapat terwujud nyata.
Jadi, bagaimana harapan Anda terhadap Organisasi Anda? Sebagai salah satu peran dalam mata rantai penggerak roda organisasi, tidak salah bila Anda mencoba untuk me re-code diri Anda sendiri.
Selamat mencoba, tinggalkan belenggu “percuma, hanya teori doank”.

Sumber: Pustaka IPTEKnet / Prima PWH (BPPT).

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: