TIP PENULISAN ARTIKEL DI PEER-REVIEWED INTERNATIONAL JOURNAL

Juni 17, 2007 pukul 1:50 am | Ditulis dalam TiPs & TrIk HobI | Tinggalkan komentar

By Dr. Istadi
(Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro,
E-mail: istadi@undip.ac.id)

Rabu, 19-07-2006

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa digunakan sebagai pedoman untuk penulisan artikel di jurnal ilmiah international. Penulis berharap agar lebih banyak lagi riset-riset yang dilakukan oleh para Peneliti di Indonesia untuk dipublikasikan di jurnal-jurnal international. Tujuannya adalah agar riset-riset yang unggul di Indonesia dikenali oleh para peneliti di seluruh dunia sehingga bisa mengangkat derajat Indonesia di kancah international di bidang penelitian, dan bisa meningkatkan peringkat Universitas-universitas di Indonesia dalam World Ranking Universities. Tips ini adalah berdasarkan pengalaman-pengalaman penulis sebagai Author dan Reviewer di jurnal international.
Proses Peer Review bertujuan untuk memastikan bahwa artikel yang dipublikasi di jurnal ilmiah tertentu mempunyai kualitas saintifik yang baik dan mempunyai peran penting dalam menjaga standar tinggi suatu jurnal ilmiah.
Evaluasi pertama (briefly) adalah mengenai skop artikel apakah masuk dalam skop jurnal atau tidak, selanjutnya English grammar. Jika skop jurnal tidak sesuai dan/atau English grammar terlalu jelek biasanya artikel tersebut langsung di-reject tanpa review lanjut. Jadi pilihlah jurnal dengan skop yang sesuai.
Reviewer/Referee dipilih oleh Editor jurnal berdasarkan atas expertise / keahlian mereka. Dalam hal ini Editor jurnal selalu menambah koleksi Referee dari waktu ke waktu berdasarkan track record Referee tersebut. Referee juga dapat diperoleh dari searching di jurnal yang dilakukan oleh Editor. Semakin banyak kita publish di Jurnal International maka kita akan semakin dikenali oleh Editor. Bahkan suatu saat kita bisa diundang oleh Editor untuk menjadi Reviewer. Biasanya jurnal selalu minta saran List of Referee ketika and men-submit-kan paper, paling tidak 3-5 potential reviewer. Gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan Referee yang sesuai dengan paper anda.
Jumlah Reviewer untuk satu artikel menjadi hak Editor untuk menentukan. Biasanya 2-3 Reviewer diperlukan untuk mereview suatu paper. Jika 1 Referee menyatakan Accepted (with major or minor revision) dan 1 Referee lagi juga Accepted (with major or minor revision), biasanya Editor akan memutuskan Accepted with Revision. Jika 1 Referee menyatakan Accepted dan 1 Referee yang lain menyatakan Rejected, biasanya Editor akan memilih tambahan satu Reviewer lagi, jika Accepted, maka paper itu akan Accepted with major or minor revision. Namun jika kedua Referee menyatakan Rejected, maka otomatis paper itu akan Rejected. Tetapi pernah ada satu paper dengan jumlah reviewer 4 orang.
Reviewer akan mereview suatu paper berdasarkan atas beberapa aspek yang penting antara lain:
Originality (asli karya sendiri atau tidaknya hasil paper riset). Biasanya Referee akan melakukan search dan membandingkan terhadap artikel-artikel terdahulu di jurnal. Untuk Elsevier, Referee diberi hak untuk akses jurnal melalui SCOPUS selama sebulan, agar dia bisa akses artikel walaupun tidak berlangganan). Penulis sebaiknya bisa proof-kan bukti ini, lebih baik secara eksplisit di bagian Introduction dan ditegaskan lagi di Discussion.
Novelty (dimana letak kontribusi barunya di ilmu pengetahuan). Ini sebaiknya dibuktikan secara eksplisit di dalam teks artikel atau secara singkat di bagian pendahuluan. Artikel harus merujuk kepada paper-paper yang baru agar letak noveltynya terbukti.
Metodologi (benar tidaknya metodologi digunakan untuk menyelesaikan masalah)
Harus memenuhi kode etik penulisan (tidak boleh duplikasi terhadap riset orang lain).
Apakah hasil riset dipresentasikan secara jelas atau tidak dan data-data yang dihasilkan harus menunjang/mendukung kesimpulan atau tidak. Kadang-kadang jika hasil riset tidak signifikan dan tidak menunjang kesimpulan, paper akan di-reject.
Apakah di dalam pembahasannya secara benar merujuk pada riset-riset orang lain/terdahulu. Dalam hal ini, apakah references adalah cukup atau tidak, dan merujuk pada paper-paper yang uptodate atau tidak.
Signifikansi hasil riset dalam paper. Hasil penelitian harus signifikan dan lebih baik dari riset-riset yang terdahulu serta menunjang Kesimpulan.
Usahakan manuscript tidak terlalu panjang. Tulislah artikel secara singkat tapi jelas dan lengkap.
Gunakan satuan dan dimensi yang seragam.
References harus ditulis sesuai dengan format jurnal dimana artikel akan disubmitkan. Apa yang dirujuk di bagian teks harus di-listkan secara akurat referensinya di bagian References. Demikian juga sebaliknya.
Tuliskan tujuan paper secara jelas di paragraph akhir di bagian Introduction.
Data-data hasil riset harus dipresentasikan secara jelas, pilih salah satu apakah dalam bentuk grafik atau tabel, dan tidak boleh duplikasi antara grafik dan table.
Kualitas grafik harus jelas dan baik, sehingga ketika diedit di jurnal setelah dikecilkan ukurannya, font size tetap dapat terbaca. Tebal garis harus mencukupi. Biasanya jurnal meminta format gambar dalam TIFF, JPEG, atau EPS files dan disajikan dalam file terpisah untuk setiap filenya. Untuk keterangan lebih lanjut, sila baca guideline penulisan artikel di jurnal yang bersangkutan.
Deskripsikan prosedur percobaan atau metodologi secara jelas dan berturutan sehingga menjamin dapat diulang prosedurnya dengan hasil yang relatif sama oleh pembaca.
Biasanya manuscript harus ditulis dalam 2 spasi menggunakan font Times New Roman dan left justified. Teks artikel ditulis dengan urutan (kadang-kadang setiap jurnal berbeda permintaannya).
Title
Authors name
Authors address
Abstract
Keywords
Introduction
Materials and Method
Results and Discussion
Conclusions
Acknowledment
References
Figure Captions
Tables file
Figures files
Ketika submit artikel secara online ke jurnal (misalnya Elsevier), diperlukan dokumen-dokumen/file-file berikut (kadang-kadang berbeda jurnal, berbeda pula permintaanya):
Covering Letter (semacam surat pengantar bagi paper yang bersangkutan yang ditujukan kepada Editor jurnal).
List of Reviewer Suggestions (biasanya diperlukan 4-5 Reviewer lengkap dengan alamat, email, telefon dan faksimili).
Manuscript Text File (biasanya dalam bentuk MS Word). Manuskrip ini hanya terdiri dari bagian Title hingga References saja ditambah List of Figure Captions. Sedangkan bagian Tables dan Figures disajikan dalam file terpisah.
Tables file (dalam sebuah MS Word file).
Figures files (dalam format TIFF, JPEG, atau EPS).
Jurnal tersebut akan mengkonversi dokumen-dokumen tersebut ke dalam format dokumen PDF untuk tujuan proses review, dan penulis diminta Approval-nya jika dokumen tersebut (dalam PDF) sudah betul.
Perlu diingat bahwa submission ke journal tidak dipungut biaya sepeserpun, dan dilakukan secara online. Penulis juga dapat mengecek status artikelnya secara online (perlu username dan password).
Proses review biasanya memerlukan waktu 2-3 bulan, sebab seorang Reviewer biasanya diberi waktu untuk mereview selama 30 hari, jika perlu tambahan Reviewer akan memakan masa yang lama lagi.
Jika Editor memutuskan Accepted with Revision, maka Penulis harus merevisi artikelnya dalam jangka masa yang diberikan. Setiap pertanyaan dan komentar dari Reviewer yang dilampirkan bersama dengan keputusan tersebut harus dijawab secara detail dan jelas. Sebaiknya dibuat pertanyaan dan jawaban tersebut ditabelkan secara jelas, berikut dengan letak koreksinya di artikel baru (halaman berapa, baris berapa). Submitkan Revisi Artikel secara online (Editor dalam suratnya akan memberikan link untuk Revisi tersebut, atau melalui Online Submission User Interface yang sudah ada, biasanya ada link Submit Revision).
Setelah Revisi Artikel disubmitkan, tinggal menunggu keputusan akhir Editor, apakah Accepted atau Revised lagi. Biasanya jika Editor sudah puas dengan jawaban dan revisi yang dibuat akan langsung Accepted.

Mohon maaf bukan berarti saya menggurui, tetapi share pengalaman saja semoga bermanfaat. Saya pun masih harus banyak belajar untuk membuat artikel yang mempunyai kualitas lebih baik.

Semoga sukses.

Sumber: Forum Diskusi / Irfan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: